klik kawan
wow
Minggu, 27 Februari 2011
Koneksi Internet dengan PPPconfig
Jumat, 24 Desember 2010
Kerusakan Printer dan Cara Memperbaikinya
Senin, 22 November 2010
Tips Servis Laptop
Berikut ini beberapa kerusakan yang sering ditemukan pada laptop dan solusi yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya:
1. LCD White Screen, Gambar goyang, Gambar kedip waktu buka/tutup
solusi: Cek kabel Lcd. Lepas kabel dibelakang lcd dan yang terhubung dengan Mainboard, bersihkan, pasang lagi. Kabel dibelakang lcd di tambah isolasi.
2. Waktu dinyalakan Lampu di Mainboard nyala terus mati lagi.
solusi: Bongkar Mainbord, lepas Processor, bersihkan dan pasang lagi. Jika masih sama berarti kerusakan pada Mainboard.
3. Waktu dinyalakan lampu mainboard nyala, tapi tidak ada tampilan.
solusi: Bersihkan memori RAM. Jika masih sama berarti kerusakan pada Mainboard.
4. Notebook tidak mau nyala, waktu dipasang adaptor lampu indikator kedip-kedip.
solusi: Mainboard.
5. Lcd kadang nyala kadang mati.
solusi: Periksa kabel atau inverter.
6. DVD RW/Combo tidak mau detect.
solusi: lepas DVD RW/Combo, bersihkan socket.
7. DVD RW/Combo tidak mau baca CD/DVD, tidak mau untuk burning CD/DVD.
solusi: Ganti DVD/Opticnya.
8. Gambar abnormal.
solusi: Instal ulang driver, cek kabel lcd, cek VGA/Mainboard.
9. Wi-fi tidak bisa akses internet.
solusi:
- Lakukan REPAIR, caranya: klik kanan icon Wireless, klik REPAIR pada WinXP/REPAIR AND DIAGNOSIS pada WinVISTA
- Klik kanan My Computer, Klik Manage, Klik Services and aplication, Klik Services, Klik WLAN AutoConfig pada WinVISTA/ Windows zero configuratin pada WinXP, Klik tulisan Stop, Klik tulisan Restart.
10. Notebook susah dinyalakan.
solusi: Bersihkan saklar/switch pada power board. Ganti saklar/switch.
11. Windows tidak mau mati otomatis, harus manual.
solusi: Instal ulang driver camera.
12. Waktu mau masuk windows selalu restart.
Solusi: Setting SATA Mode pada BIOS ke IDE.
13. Hang.
Solusi: Buang Skins/Themes. Bersihkan socket memori.
14. Setelah instal ulang windows camera tidak detect.
solusi: Gunakan WinXP sp2 keatas.
15. Tidak mau masuk windows, berhenti saat booting
solusi: Kerusakan pada mainboard
16. Setelah beberapa menit/jam notebook mati
solusi: Bersihkan pasta pada processor, ganti pastanya dengan yang baru. Priksa kipas, nyala atau tidak
17. Saat menggunakan headset suara di speker notebook tetap keluar (jadi kedua-duanya keluar, headset & speaker nb)
Solusi: Install ulang HDA Connexcant Audio. Cari driver terHDA terbaru dari notebook anda
Perangkat Keras Jaringan Komputer
Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer adalah perangkat yang secara fisik dapat dilihat dan diraba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat membangun sebuah jaringan komputer. Untuk dapat membangun sebuah jaringan komputer, ada beberapa perangkat keras jaringan komputer yang harus diketahui seperti NIC, Kabel Jaringan, Konektor, Hub/Switch, dll. Berikut adalah beberapa contoh dari perangkat keras jaringan komputer : 1. NIC (Network Interface Card)
NIC (Network Interface Card) atau yang biasa disebut LAN card ini adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard di beberapa komputer atau laptop.
2. Kabel Jaringan
Kabel dalam sebuah jaringan digunakan sebagai media penghubung. Meskipun sekarang sudah ada teknologi tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer seperti :
a. Kabel Twisted Pair
Kabel Twisted Pair ini terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Ada dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan alumunium foil dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Kedua jenis kabel twisted pair ini pada dasarnya sama, bedanya hanya kabel UTP rentan terhadap medan magnet atau voltase yang tinggi sedangkan kabel STP tidak.
b. Kabel Coaxial
Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktor luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator paling luar. Untuk penggunaan kabel coaxial ini sudah jarang digunakan karena pada umumnya orang membangun jaringan komputer dengan kabel twisted pair.
c. Kabel Fiber Optic
Kabel Fiber optic adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel biasa, biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (Tulang Punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam dari jaringan ini, namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.
3. Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network Interface Card) yang ada pada komputer Anda. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya Konektor RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial dan konektor ST berpasangan dengan kabel fiber optic.
4. Hub
Hub adalah komponen jaringan komputer yang memiliki colokan (port-port), jumlah portnya ini mulai dari 8,16, 24, sampai 32 port. Pada umunya hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau perangkat lainnya. Dengan kata lain Hub sama halnya seperti sebuah jembatan yang dapat menghubungkan beberapa kota atau provinsi.
5. Switch
Switch pada prinsipnya sama dengan hub bedanya switch lebih pintar daripada hub karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ke tujuan. Selain itu switch juga memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
6. Repeater
Repeater adalah sebuah komponen yang berfungsi memperkuat sinyal. Sinyal yang diterima dari satu segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan dipancarkan kembali dengan kekuatan sinyal asli pada segmen LAN pertama sehingga dengan adanya repeater ini, jarak antara dua jaringan komputer dapat diperluas.
7. Router
Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Sama seperti hub/switch, router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan seperti jaringan model LAN, MAN, bahkan WAN.
8. Modem
Modem digunakan sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam melakukkan tugasnya, modem akan mengubah data digital kedalam data analog yang bisa dipahami oleh kita manusia ataupun sebaliknya.
Tips & Trik Memelihara Komputer
Perangkat Keras (Hardware) Komputer
Tempatkan perangkat komputer di tempat yg bersih dan terjaga suhu dan kelembaban udaranya. unakan perangkat stabiliser, berguna untuk menjaga stabilitas tegangan listrik ke power supply.
Gunakan UPS (Uninterruptable Power Supply), berguna disaat listrik mati maka komputer akan tetap standby dlm beberapa waktu. Dan bisa mematikan komputer dengan prosedur yg benar. Secara berkala bersihkan disk drive dengan menggunakan disk cleaner atau sejenisnya.
Pada printer gunakan tinta dan pita semestinya, karena bisa mempengaruhi head printer dan bisa mengakibatkan kerusakan.
Jangan menghubungkan atau melepas perangkat dalam kondisi komputer hidup, dapat menimbulkan kerusakan komponen karena adanya hubungan singkat pada konektor.
Hindarkan perangkat disk drive dari medan magnet karena dapat merusak isi dari disk itu sendiri
Perangkat Lunak (Software) Komputer
Hidup dan matikan OS komputer sesuai prosedur yang benar.
Gunakan program bantu anti virus, bisa menggunakan yg premium atau yg freeware (antivirus gratis dah byk tersedia n fasilitas & kualitasnya hampir menyamai yg premium).
Backup data secara berkala, bisa menggunakan partition hard disk, CD, atau software tuk backup – restore.Scan terlebih dahulu perangkat “USB atau disket” yang masuk ke komputer, untuk mengindari adanya virus, spyware atau sejenisnya.
Menata hard disk secara berkala, dengan scan disk dan defrag (OS windows sudah menyediakan & ada beberapa software free yg mendukung hal tersebut)
Instalasi sistem aplikasi sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan, tambah dan sediakan ruang kosong pada sistem hard disk bila cukup byk aplikasi yg diinstal, dan kurangi aplikasi yg tidak diperlukan.
Cara reset password BIOS atau CMOS
Cara untuk reset password setting BIOS atau CMOS bisa dilakukan dengan cara :
-
Dengan menggunakan jumper pada motherboard. Hampir semua motherboard terdapat jumper yang bisa digunakan untuk reset setting BIOS / CMOS. Letak jumper pada motherboard mungkin tidak sama antara motherboard yang satu dengan yang lain. Tetapi biasanya masih berdekatan dengan letak battery CMOS.Setelah jumper ditemukan, disana terdapat tiga pin dan jumper akan berhubungan antara pin yang ditengah dengan salah satu pin yang lain. Lepaskan jumper kemudian pasang antara pin yang ditengah dengan pin lain yang berlawanan. Misalnya saat awal pin yang tengah berhubungan dengan pin sebelah kiri, maka lepas jumper dan pasang jumper antara pin yang ditengah dan pin sebelah kanan. Setelah itu tunggu beberapa saat kemudian kembalikan lagi pada kondisi semula.
Pastikan sebelum melakukan 2 hal tersebut diatas, komputer tidak terhubung dengan listrik
Selamat mencoba semoga berhasil ==================>>>>
Cara mengatur besar kecil dan jarak antar icon di desktop
Sekarang yang banyak menjadi pertanyaan adalah “Bagaimanakah cara memperbesar atau memperkecil icon didesktop tanpa menggunakan software?” Atau “Bagaimanakah cara mengatur jarak antar icon di desktop tanpa software?”. “Bisa gak, ya ??!!” Itulah pertanyaan-pertanyaan yang sering terlontar, walaupun hanya dalam hati.
Mari …. sama-sama belajar !!....
Memang dengan menggunakan software, segala sesuatunya bisa menjadi sangat mudah, termasuk melakukan pengaturan icon didesktop. Tinggal jalankan softwarenya kemudian atur besar kecil ukuran sekaligus jaraknya saja, sudah beres. Sekarang bagaimana jika tanpa menggunakan software? Ternyata untuk mengatur besar kecil icon didesktop dan mengatur jarak antar icon didesktop tidak serumit yang kita bayangkan. Berikut ini langkah-langkahnya ….
Windows XP
- Klik kanan pada ruang desktop yang kosong kemudian klik properties.
- Muncul jendela display properties, pilih tab Appearance dan klik tombol Advanced
- Pada jendela Advanced appearance, klik tombol dropdown pada Item.
- Dari pilihan yang muncul, pilih :
- Icon, untuk mengatur besar kecilnya icon
- Icon Spacing (Horizontal), untuk mengatur jarak spasi antar icon secara mendatar (horizontal)
- Icon Spacing (Vertical), untuk mengatur jarak spasi antar icon didesktop secara vertical (atas bawah)
- Atur ukuran dan jarak yang dikehendaki, kemudian klik OK.
- Selesai, ternyata mudah dan simple bukan ???!!! ….. ( Kan !!!)
Windows 7
Cara memperkecil dan memperbesar icon didesktop pada windows 7 sangat sederhana, yaitu tekan dan tahan tombol Ctrl di keyboard, kemudian putar scroll pada mouse : putar keatas untuk memperbesar dan putar kebawah untuk memperkecil. Gitu aja ….. It’s very easy …
Selamat mencoba ======== >>>








