shotumix

klik kawan

wow

Tampilkan postingan dengan label networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label networking. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Februari 2011

Koneksi Internet dengan PPPconfig

PPPconfig merupakan tool berbasis setup untuk mengelola koneksi dial-up. Meskipun awalnya hanya digunakan untuk mengelola akses dial-up, namun sekarang dapat digunakan untuk mengelola koneksi broadband seperti DSL. Tool ini sangat fleksibel namun tidak mudah dalam konfigurasinya, tetapi di setiap langkah-langkah konfigurasi akan disertakan dengan penjelasaanya. PPPconfig mampu mendeteksi secara otomatis modem yang terpasang pada komputer/laptop serta mendukung metode otentikasi PAP, CHAP, dan CHAT. Paket PPPconfig sudah disertakan pada kebanyakan distribusi GNU/Linux (Ubuntu, SUSE, Fedora dll) yang ada secara default, sehingga tidak perlu lagi menginstalasi paket tersebut secara terpisah.
Tutorial kali ini penulis akan membahas bagaimana menggunakan PPPconfig dalam mengkonfigurasi modem USB agar terhubung dengan internet.
Info:
Modem USB yang digunakan adalah Modem USB EVDO dari Smart Telecom. Distribusi GNU/Linux yang digunakan adalah TeaLinuxOS 2.0.
Read rest of entry

Jumat, 24 Desember 2010

Kabel Fiber Optik

Fiber optik adalah sebuah kaca murni yang panjang dan tipis serta berdiameter sebesar rambut

manusia. Dan dalam pengunaannya beberapa fiber optik dijadikan satu dalam sebuah tempat yang dinamakan kabel optik dan digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa sinar dalam jarak yang sangat jauh.Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana pengiriman sinar dilakukan.Cladding adalah materi yangmengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core).Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.

Jenis Fiber Optik1. Single-mode fibersMempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer) 2. Multi-mode fibersMempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)

Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.Keuntungan Fiber OptikMurah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.Kapasitas lebih besar.Sinyal degradasi lebih kecil.Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.Fleksibel.Sinyal digital.Bagaimana Fiber Optik DibuatMaking a preform glass cylinderProses ini disebut modified chemical vapor deposition (MCVD).Silikon dan germanium bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 dan GeO2.SiO2 dan GeO2 menyatu dan membentuk kaca.Proses ini dilakukan secara otomatis dan membutuhkan waktu beberapa jam.

href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkDCNPPK4_ca2Zh-lrMW8LTh9dLTX_3glGFVCVx17c9vZpPXCbRJIRZa7VPX8oiit9V-97ZYTBg1KY9iLR3xpTC7TwTetxsiLDrhWyv6uuJVrl2Mvu5j7R5Xgjub4M1pWZWcIBNsaPNIJE/s1600-h/untitled.bmp">

Drawing the fiber from the preformSetelah proses pertama selesai preform dimasukkan kedalam fiber drawing tower.Kemudian dipanaskan 1900-2200 derajat celcius sampai meleleh.Lelehan tersebut jatuh melewati laser mikrometer sehingga preform membentuk benang.Dilakukan proses coating dan UV Curing.

Testing the Finished Optical FiberTensile strength: harus mampu menahan 100.000 lb/inch2 atau lebih.Refractive index profile : menghitung layar untuk pemantulan optik.Fiber geometry : diameter Core, dimensi cladding, diameter cloating adalah seragam.Attenuation : menghitung kekuatan sinyal dari berbagai panjang gelombang dan jarak.Information carrying capacity : bandwithChromatic dispersion : penyebaran berbagai panjang gelombang sinar melalui core.Operating temperature

Kabel Optik yang sering digunakan



Sebuah kabel serat optik dibuat sekecil-kecilnya (mikroskopis) agar tak mudah patah/retak, tentunya dengan perlindungan khusus sehingga besaran wujud kabel akhirnya tetap mudah dipasang. Satu kabel serat optik disebut sebagai core. Untuk satu sambungan/link komunikasi serat optik dibutuhkan dua core, satu sebagai transmitter dan satu lagi sebagai receiver. Variasi kabel yang dijual sangat beragam sesuai kebutuhan, ada kabel 4 core, 6 core, 8 core, 12 core, 16 core, 24 core, 36 core hingga 48 core. Satu core serat optik yang terlihat oleh mata kita adalah masih berupa lapisan pelindungnya (coated), sedangkan kacanya sendiri yang menjadi inti transmisi data berukuran mikroskopis, tak terlihat oleh mata.Bentuk kabel dikenal dua macam, kabel udara (KU) dan kabel tanah (KT). Kabel udara diperkuat oleh kabel baja untuk keperluan penarikan kabel di atas tiang. Baik KU maupun KT pada lapisan intinya paling tengah diperkuat oleh kabel khusus untuk menahan kabel tidak mudah bengkok (biasanya serat plastik yang keras). Di sekeliling inti tersebut dipasang beberapa selubung yang isinya adalah core serat optik, dilapisi gel (katanya berfungsi juga sebagai racun tikus) dan serat nilon, dibungkus lagi dengan bahan metal tipis hingga ke lapisan terluar kabel berupa plastik tebal. Dari berbagai jenis jumlah core, besaran wujud akhir kabel tidaklah terlalu signifikan ukuran diameternya.Memotong kabel serat optik sangat mudah, cukup menggunakan gergaji kecil. Sering terjadi maling-maling tembaga salah mencuri, niatnya mencuri kabel tembaga yang laku di pasar besi/loak malah menggergaji kabel serat optik. Yang sulit adalah mengupasnya, namun hal ini dipermudah dengan pabrikan kabel menyertakan serat nilon khusus di bawah lapisan terluar yang keras sehingga cukup dikupas sedikit dan nilon tersebut berfungsi membelah lapisan terluar hingga panjang yang diinginkan untuk dikupas.Untuk apa dikupas? Tentunya untuk keperluan penyambungan atau terminasi. Kita lihat dulu bagaimana pulsa cahaya bekerja di dalam serat kaca yang sangat sempit ini. Kabel serat optik yang paling umum dikenal dua macam, multi-mode dan single-mode. Transmitter cahaya berupa Light Emitting Diode (LED) atau Injection Laser Diode (ILD) menembakkan pulsa cahaya ke dalam kabel serat optik. Dalam kabel multi-mode pulsa cahaya selain lurus searah panjang kabel juga berpantulan ke dinding core hingga sampai ke tujuan, sisi receiver. Pada kabel single-mode pulsa cahaya ditembakkan hanya lurus searah panjang kabel. Kabel single-mode memberi kelebihan kapasitas bandwidth dan jarak yang lebih tinggi, hingga puluhan kilometer dengan skala bandwith gigabit.

Inti kaca kabel single-mode umumnya berdiameter 8,3-10 mikron (jauh lebih kecil dari diameter rambut), dan pada multi-mode berukuran 50-100 mikron. Pulsa cahaya yang ditembakkan pada single mode adalah cahaya dengan panjang gelombang 1310-1550nm, sedangkan pada multi-mode adalah 850-1300nm.

Ujung kabel serat optik berakhir di sebuah terminasi, untuk hal tersebut dibutuhkan penyambungan kabel serat optik dengan pigtail serat optik di Optical Termination Board (OTB), bisa wallmount atau 1U rackmount. Dari OTB kabel serat optik tinggal disambung dengan patchcord serat optik ke perangkat multiplexer, switch atau bridge (converter to ethernet UTP).Penyambungan kabel serat optik disebut sebagai splicing. Splicing menggunakan alat khusus yang memadukan dua ujung kabel seukuran rambut secara presisi, dibakar pada suhu tertentu sehingga kaca meleleh tersambung tanpa bagian coated-nya ikut meleleh. Setelah tersambung, bagian sambungan ditutup dengan selubung yang dipanaskan. Alat ini mudah dioperasikan, namun sangat mahal harganya. Inilah sebabnya meskipun harga kabel fiber optik sudah jauh lebih murah namun alat dan biaya lainnya masih mahal, terutama pada biaya pemasangan kabel, splicing dan terminasinya.
Pigtail yang disambungkan ke kabel optik bisa bermacam-macam konektornya, yang paling umum adalah konektor FC. Dari konektor FC di OTB ini kita tinggal menggunakan patchcord yang sesuai untuk disambungkan ke perangkat. Umumnya perangkat optik seperti switch atau bridge menggunakan konektor SC atau LC. Cukup menyulitkan ketika menyebut jenis konektor yang kita kehendaki kepada penjual, FC, SC, ST, atau LC.Setelah kabel optik terpasang di OTB dilakukan pengujian end-to-end dengan menggunakan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR). Dengan OTDR akan didapatkan kualitas kabel, seberapa besar loss cahaya dan berapa panjang kabel totalnya. Harga perangkat OTDR ini sangat mahal, meskipun pengoperasiannya relatif mudah. OTDR ini digunakan pula pada saat terjadi gangguan putusnya kabel laut atau terestrial antar kota, sehingga bisa ditentukan di titik mana kabel harus diperbaiki dan disambung kembali.Untuk keperluan sederhana misalnya sambungan fiber optik antar gedung pada jarak ratusan meter (hingga 15km) kini teknologi bridge/converter-nya sudah semakin murah dengan kapasitas 100Mbps, sedangkan untuk full gigabit harga switch/module-switch-nya masih mahal. Jadi, meskipun harga kabel serat optik sudah di kisaran Rp10.000/m namun total pemasangannya membengkak karena ada biaya SDM yang menarik dan memasang kabel, biaya splicing setiap core-nya, pemasangan OTB, pengujian OTDR, penyediaan patchcord dan perangkat optiknya sendiri (switch/bridge).ada 2 tipe design kabelnya1.Loose-tube construction (buat instalasi di luar ruangan)2.Tight buffer construction (buat di dalam gedung)Kabel fiber optic ini juga gak ada interfen ke kabel fiber lain. Gak ada gannguan crosstalk seperti pada copper media.Tapi bukan berarti media ini sempuran ato kagak ada gangguannya, kalo instalasi nya kagak beres.bisa terjadi>> Scattering>> Microbend, Macrobend>> Masalah splicing yg gak bener
Read rest of entry

Cara Sharing Printer

Sharing Printer merupakan salah satu pemanfaatan dari sebuah Jaringan Komputer. Sharing Printer ini umumnya digunakan oleh sebuah Perusahaan, Instansi Pemerintah, Warnet, dan Sekolah. Dengan menggunakan Sharing Printer ini, Anda tidak perlu membeli printer untuk masing-masing komputer yang Anda miliki apabila Anda mempunyai sebuah jaringan komputer, hanya dengan 1 Printer Anda bisa berbagi pemakaian printer ke semua komputer yang terhubung dalam jaringan komputer yang sama. Berikut adalah cara sharing printer :
A. Setting Printer Yang Ingin Di Sharing

1. Klik Start, kemudian pilih Control Panel.

sharing printer
2. Setelah masuk ke menu control panel, Kliklah Icon Printer and Faxes.

sharing printer1
3. Kemudian klik kanan icon printer yang ingin di sharing, pilih Properties.

sharing printer2
4. Terdapat 7 menu ketika Anda memilih properties, pilih menu Sharing dan pindahkan option dari Do not share this printer ke option Share this printer. Setelah itu Apply dan Ok.

sharing printer3
5. Icon printer akan berubah seperti ilustrasi dibawah ini apabila berhasil melakukkan sharing printer.

B. Setting Komputer Yang Ingin Menggunakan Sharing Printer

1. Klik Start, kemudian pilih Control Panel.

sharing printer
2. Setelah masuk ke menu control panel, Kliklah Icon Printer and Faxes.

sharing printer1
3. Klik Add Printer yang berada di sidebar sebelah kiri.

sharing printer
4. Setelah Men-Klik Add Printer tersebut Proses sharing printer pun di mulai. Pada tahap pertama ini Next.

sharing printer
5. Langkah selanjutnya pilih Option A Network printer, or a printer attached to another computer, Kemudian Next.

sharing printer
6. Kemudian adalah proses Specify a Printer, pilih option Connect to this printer for to browser for a printer, select this option and click Next, Setelah itu isikan IP Addres komputer yang mempunyai printer tersebut dan nama/merk printernya (nama/merk printer ini muncul otomatis ketika anda selesai membuat IP Address komputer yang mempunyai printer tersebut). Contoh : \\192.168.2.2\Hp Officejet 4330 series. Setelah diisi semua kemudian Next.


7. Kemudian Anda akan ditanya lagi, Apakah Anda yakin mau meneruskan proses share printer ini?, pilih Yes.

sharing printer
8. Pada Option Default Printer, pilih Option Yes (Option ini merubah setting default printer ke arah printer sharing). Kemudian Next.


9. Klik Finish untuk menyelesaikan proses sharing printer ini.


10. Proses Sharing pun berakhir. Silahkan coba Print untuk mengetes keberhasilannya.

Jaringan yang memakai kabel untuk transmisi datanya dan jaringan yang memakai gelombang elektromagnetik untuk transmisi datanya (Jaringan Wireless), untuk cara setting sharing printernya sama.

Read rest of entry

7 Lapisan OSI Layer

Lapisan Fisik

Karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal data. Lapisan fisik melakukan fungsi pengiriman dan penerimaan bit stream dalam medium fisik. Dalam lapisan ini kita akan mengetahui spesifikasi mekanikal dan elektrikal daripada media transmisi serta antarmukanya. Hal-hal penting yang dapat dibahas lebih jauh dalam lapisan fisik ini adalah:

  • Karakteristik fisik daripada media dan antarmuka.
  • Representasi bit-bit. Maksudnya lapisan fisik harus mampu menterjemahkan bit 0 atau 1, juga termasuk pengkodean dan bagaimana mengganti sinyal 0 ke 1 atau sebaliknya.
  • Data rate (laju data).
  • Sinkronisasi bit.
  • Line configuration (Konfigurasi saluran). Misalnya: point-to-point atau point-to-multipoint configuration.
  • Topologi fisik. Misalnya: mesh topology, star topology, ring topology atau bus topology.
  • Mode transmisi. Misalnya : half-duplex mode, full-duplex (simplex) mode.

Gambar 1. Lapisan Fisik / Physical Lyer

Lapisan Data-Link
Pengiriman data melintasi jaringan fisik. Lapisan data link berfungsi mentransformasi lapisan fisik yang merupakan fasilitas transmisi data mentah menjadi link yang reliabel. Lapisan ini menjamin informasi bebas error untuk ke lapisan di atasnya.

Gambar 2. Lapisan Data Link

Tanggung jawab utama lapisan data link ini adalah sebagai berikut :
  • Framing. Yaitu membagi bit stream yang diterima dari lapisan network menjadi unit-unit data yang disebut frame.
  • Physical addressing. Jika frame-frame didistribusikan ke sistem lainpada jaringan, maka data link akan menambahkan sebuah header di muka frame untuk mendefinisikan pengirim dan/atau penerima.
  • Flow control. Jika rate atau laju bit stream berlebih atau berkurang maka flow control akan melakukan tindakan yang menstabilkan laju bit.
  • Error control. Data link menambah reliabilitas lapisan fisik dengan penambahan mekanisme deteksi dan retransmisi frame-frame yang gagal terkirim.
  • Access control. Jika 2 atau lebih device dikoneksi dalam link yang sama, lapisan data link perlu menentukan device yang mana yang harus dikendalikan pada saat tertentu.
Lapisan Network
Hubungan lintas jaringan dan mengisolasi layer yang lebih tinggi. Pengalamatan dan pengiriman data. Lapisan network bertanggung jawab untuk pengiriman paket dengan konsep source-to-destination. Adapun tanggung jawab spesifik lapisan network ini adalah:
  • Logical addressing. Bila pada lapisan data link diimplementasikan physical addressing untuk penangan pengalamatan/addressing secara lokal, maka pada lapisan network problematika addressing untuk lapisan network bisa mencakup lokal dan antar jaringan/network. Pada lapisan network ini logical address ditambahkan pada paket yang datang dari lapisan data link.
  • Routing. Jaringan-jaringan yang saling terhubung sehingga membentuk internetwork diperlukan metoda routing/perutean. Sehingga paket dapat ditransfer dari satu device yang berasal dari jaringan tertentu menuju device lain pada jaringan yang lain.

Gambar 3. Lapisan Network

Lapisan Transport
Menjamin penerima mendapatkan data seperti yang dikirimkan. Lapisan transport bertanggung jawab untuk pengiriman source-to-destination (end-to-end) daripada jenis message tertentu. Tanggung jawab spesifik lapisan transport ini adalah:
  • Sevice-point addressing. Komputer sering menjalankan berbagai macam program atau aplikasi yang berlainan dalam saat bersamaan. Untuk itu dengan lapisan transport ini tidak hanya menangani pengiriman/delivery source-to-destination dari computer yang satu ke komputer yang lain saja namun lebih spesifik kepada delivery jenis message untuk aplikasi yang berlainan. Sehingga setiap message yang berlainan aplikasi harus memiliki alamat/address tersendiri lagi yang disebut service point address atau port address.
  • Segmentation dan reassembly. Sebuah message dibagi dalam segmen-segmen yang terkirim. Setiap segmen memiliki sequence number. Sequence number ini yang berguna bagi lapisan transport untuk merakit/reassembly segmen-segman yang terpecah atau terbagi tadi menjadi message yang utuh.
  • Connection control. Lapisan transport dapat berperilaku sebagai connectionless atau connection-oriented.
  • Flow control. Seperti halnya lapisan data link, lapisan transport bertanggung jawab untuk kontrol aliran (flow control). Bedanya dengan flow control di lapisan data link adalah dilakukan untuk end-to-end.
  • Error control. Sama fungsi tugasnya dengan error control di lapisan data link, juga berorientasi end-to-end.

Gambar 4. Lapisan Transport

Lapisan Sesi
Hubungan antar aplikasi yang berkomunikasi. Layanan yang diberikan oleh tiga layer pertama (fisik, data link dan network) tidak cukup untuk beberapa proses. Maka pada lapisan session ini dibutuhkan dialog controller.
Tanggung jawab spesifik:
  • Dialog control.
  • Sinkronisasi
Gambar 5. Lapisan Sesi
Lapisan Presentasi
Rutin standard mempresentasikan data. Presentation layer lebih cenderung pada syntax dan semantic pada pertukaran informasi dua sistem.

Tanggung jawab spesifik:

  • Translasi
  • Enkripsi
  • Kompresi

Gambar 6. Lapisan Presentasi

Lapisan Aplikasi

Interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource jaringan yang diakses. Sesuai namanya, lapisan ini menjembatani interaksi manusia dengan perangkat lunak/software aplikasi.

Gambar 7. Lapisan Aplikasi

Setiap layer menyediakan layanan bagi layer yang ada di atasnya, dan membutuhkan layanan dari layer di bawahnya.

Gambar 8. Hubungan antara satu lapisan dengan lainnya

Read rest of entry

Lorem Ipsum

 

Followers

Recommended Gadget

  • ads
  • ads
  • ads
  • ads

TECHNO AND MOBILE PC Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Donald Sponsored by Sembarang Uang

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKv76ws0FYA5vfItPH6essErx0a5xLBpMTzo7qa5MSK2bjaZJWVrQgtY1Bz6iXhkPemge2iRZ_SgF6LqPvm_WX1voTOsmmmtFr6cUgdayD6ogs43oiFC3jBsmzdIFl0TQUSP6X6-n-grM/s1600/LogoSMKN1Gempol.png